Sunday, November 22, 2009

Rafi "entuti" abi

Hihi...ada cerita lucu. Beberapa hari yang lalu, rafi sudah tiga hari umi abi tunggui kok gak pup-pup juga ya?

nah,umi mulai khawatir karena selama-lamanya baby gak pup,kata teman umi hanya akan 2 hari. Tapi abang sudah tiga hari gak pub-pub.

usulan teman umi, disuruh pakai cara lama. Tau gak gimana? Caranya sabun mandi diiris sekecil batang korek api, lalu ujungnya diberikan baby oil.

cara kerjanya, sabun itu kemudian dimasukkan ke lubang dubur abang, diputer-puter dikit...tunggu deh...

nah abi sampai 2 kali masukkan sabunnya, karena yang pertama patah.hehehe..gak ketinggalan kok didalam.

pelan2 abang mulai terlihat kayak mengeden..truz tiba-tiba, ...'prrooot'...eh dah pub ya? Oh belum, ternyata abinya di entuti...

"ya ampun abang...auk banget entutnya... Hehe" kata abi sampe usep usep muka, habis uap entutnya pas di muka abi.

dan tak lama kemudian.....eeeekkkkk...eeekkk...wah beneran eok deh...berhasil....berhasil..hihi

akhirnya, abang pun tidur pulas malamnya dan minum susu lebih banyak...

Allah sayaaaang rafi

Allah itu memang sayang banget sama rafi. Sewaktu mi kebingungan mencari teman yang bisa menjaga dan menemani rafi saat mi kerja, satu malam sebelum mi kerja bantuan Allah datang untuk rafi.

ya, jawabannya adalah mbak lipi. Meski mi sempat ragu, tapi mi bersyukur dan tawakal. Semoga jawaban yang diberikan Allah atas doa mi, menjadi jawaban yang baik.

mi hanya berharap mbak lipi bisa jaga rafi dengan baik dan berdoa rafi jauh dari berbagai niatan buruk siapapun...amien..

tapi setidaknya di hari ini mi bersyukur, meski didepan mi kayaknya mbak lipi lebih suka nonton (hehehe) tp dia tetep perhatikan rafi. Buktinya td dia sms tanya rafi dikasi susu. Trus paginya rafi cepat banget tertidur di gendongan mbak lipi...

hah alhamdulillah...semoga mbak lipi bisa memjaga amanah dr umi dan abi ya...

Gagal ASI Eksklusif

Hem...umi sedih sekali karena gagal menerapkan ASI ekslusif ke Rafi. Padahal mi berharap banget bisa meng-ASI eksklusifkan rafi...

mungkin karena mi dah mulai kerja. Jadi lupa makan banyak, minum banyak dan banyak pikiran. Termasuk pikirkan kondisi rafi di rumah...

ya, sejak tiga hari lalu mi dah mulai kerja lagi sayang. Mi jadi lupa minum banyak. Jadi deh susu umi minim banget. Sehari yang biasanya bisa 120 ml,skarang paling 60 ml...hiks sedih

apalagi dengar rafi belum mau minum susu formula. Dan menangis nangis kehausan. Stok susu asi habis..huhuhu....makin sedih umi

tapi mi harus kuat, tidak boleh egois. Meski ingin asi eksklusif, tapi kalo badan gak bs ya tidak mungkin mi biarkan rafi tidak minum susu..insyaalah asinya mulai banyak lagi ya sayang..sabar ya

Monday, November 9, 2009

my son

cakep y anakku. meski baru umur 2 bulan tapi sekarang beratnya dah 6,5 kg. alhamdulillah pertumbuhannya normal. bulan ini imunisasi apa ya.hmmm

Wednesday, October 28, 2009

kebiasaan rafi di usia 2 bulan

Rafi sekarang sudah berusia 2 bulan...perkembangannya sudah lumayan banyak. Ada yang lucu, bingungin dan kadang ngeselin..ini dia diantaranya:

1.Teriak "eneeeen"
Rata rata baby yg baru lahir,kata awal yang biasa disebut adalah mama. Selain karena dua suku kata itu mudah diucapkan, juga karena biasanya si ibu sering ngobrol sama anaknya sambil rutin ngajarin "ayo bilang ma...ma..."

tapi beda dengan rafi, kata pertama yang dia ucap adalah eneeeenn (minta susu asi). Kok bisa? Pertama slain karena ibunya dipanggil umi (relatif sulit diucapkan anak) juga karena abinya suka ajarin "kalo mau minta susu sama umi, bilang eneeennnn". Hahaha....

2. Marah sambil teriak-teriak
nah kalo yang ini mungkin hasil dari arti namanya, zahfran yuang artinya pemenang. Yang salah satu hal negatifnya adalah apa yang dia mau harus dapat, harus menang.

terutama kalo sudah nangis lembut alias pelan tapi umi atau abi gak datang juga, rafi nangis deh sampai teriak2. Mukanya aja sampai merah dan suara ampe hilang waktu marah2, saking keselnya kali ya...

3. Bangun tidur kudu lihat umi
ini sih kebiasaan baru. Kalo rafi bangun dari tidur dan tidak melihat umi disampingnya, maka kejadian di nomor 2 berulang kembali...haha...mulai manja ni...

4. mulai mengerti dialog
skarang rafi sudah mulai ngerti kalo diajak ngobrol. Biasanya dia jawab dengan "owo...wo....ow" hehehe, plus bibir tersungging senyuman indah

cepat tumbuh besar ya sayang. Abi umi love u deh

Tuesday, September 29, 2009

Rafi Tambah Tembem + Itam (xixixi)


Rafi yang tertidur pulas

alhamdulillah, rafi sekarang sudah tampak lebih sehat dan besar. kelihatan sekali di pipi nya yang kembali membulat dan pangkal pahanya yang semakin gemuk.

Padahal Rafi ASI eksklusif lho, jarang ada yang bisa gemuk kayak anak yang menkonsumsi susu formula juga. Tapi tidak dengan anakku. hah syukurlah.

Abinya juga bilang, sepertinya sudah 4,5 kg. Abinya memang timbangan berat badan hidup. dan selalu tepat seperti biasanya memperkirakan berat umi. memangnya dulu juragan timbangan ya bi? hehe...

Tapi mungkin karena masih sesekali di jemur juga, akhirnya rafi jadi itam. Sampai seorang teman yang juga hampir berbarengan lahirannya bilang, "kamu dulu lahirnya putih lho..sekarang kok jadi hitam? uminya ya..." hehehe...

gak papa ya sayang, itam-itam manis. kan anak cowok. hihi..biar abinya gak ada yang saingi sebenarnya hehehe...

tetap sehat ya sayang. ayo jadi anak kuat dan pintar seperti...em siapa ya..siapa aja yang sering di label bayi sehat deh..

Monday, September 28, 2009

ASI encer atau Kental? Tak masalah

saat rafi sakit dan saya terpaksa "menabung" ASI dengan di perah, saya baru tahu kalau ternyata asi saya ada yang encer dan kental. yang encer bagaikan air, banyak sekali. tetapi yang kental tidak, hanya sedikit dan terkadang setelah yang encer habis semua.

awalnya saya sempat mengeluh kepada suami. kenapa ASI saya lebih banyak encernya. apalagi setelah melihat tabungan ASI milik ibu lain yang disimpan di refrigerator yang sama di RS, terlihat banyak sekali dan kental bagai susu formula. Saya kan jadi bertambah sedih, saya kira ASI sayalah yang menjadi masalah mengapa Rafi tidak juga sembuh dari penyakit kuningnya.

Ternyata bukan itu penyebabnya, dan ASI saya pun tidak bermasalah. Seperti yang diceritakan di halaman website ini, ternyata ASI yang encer disebut juga sebagai asi depan (foremilk) yang komposisinya lebih dominan oleh laktosa dan glukosa. sumber karbohidrat yang nantinya dipecah jadi tenaga deh intinya.

sementara ASI yang kental adalah asi belakang (hindmilk) yang adanya memang setelah foremilk habis. nah kalo yang ini, asinya full lemak makanya dia lebih kental..

nah, di artikel itu saya tidak menemukan kaitan antara apa yang dimakan ibu dengan komposisi ASI. kita pernah dengarkan, kalo makan cabe, nanti asinya ikut panas dan pedas. ibu gak boleh makan ini dan itu selama enam bulan menyusui. yang boleh cuma rebus-rebusan dan tahu tempe.

selama masa observasi saya, yang ada kaitannya adalah, frekuensi dan kekuatan kenyotan si bayi plus ketersediaan cairan si ibu. karena kalau memang ada kaitannya, sebuah penelitian mendapatkan ASI ibu yang tinggal di daerah minim makanan bisa sama bagusnya dengan ASI ibu yang lemari makanannya penuh. hehe...itu juga menjadi referensi dr utami roesli, dokter asi kita.

makanya setelah membaca sejumlah artikel ini, saya memilih untuk bebas makan apa saja, namun tidak lupa untuk minum air putih dan kuah sayuran sebanyak mungkin. itu mungkin jawaban yang paling logis.

oya ibu yang ASI eksklusif juga tidak perlu khawatir kenapa tubuh bayi ibu tidak segemuk bayi-bayo yang diasup juga dengan susu formula ya. karena ternyata dari website di halaman referensi itu, ASI tidak muluk membuat anak menjadi kegemukan. low fat istilahnya, cukup lemak tidak berlebih sesuai dengan kebutuhan babynya..

JAdi jangan terganggu lagi dengan suara-suara yang menyalahkan tindaklaku ibu terhadap ASI ya, karena sepenuhnya ASI itu dipengaruhi oleh isapan si bayi dan ketersediaan air di tubuh ibu. oya plus psikologis ibu.